Transaksi Mobile Commerce Ada di 2 Milyar Pengguna
Pelbagai hal dapat dilakukan dari perangkat mobile termasuk melakukan transaksi keuangan. Ke depan sosial media akan jadi kendaraan komers...
https://reviewkitabeta.blogspot.com/2014/11/transaksi-mobile-commerce-ada-di-2.html
Pelbagai hal dapat dilakukan dari perangkat mobile termasuk melakukan transaksi keuangan. Ke depan sosial media akan jadi kendaraan komersial menarik.
Anda pernah melakukan transaksi keuangan di smartphone atau tablet? Kalaupun bukan melakukan transaksi rumit seperti transfer antar bank, Anda mungkin tak sadar sudah melakukan bagian kecil dari transaksi keuangan seperti untuk membeli pulsa atau membeli barang dari situs e-commerce.
Nah, kecenderungan perangkat mobile digunakan untuk transaksi mobile ini terus meningkat. Studi dari Juniper Research menunjukkan penggunanya melonjak jadi 2 milyar pada 2017 mendatang. Angka ini melonjak dari catatan tahun ini yang diperkirakan mencapai 1,6 milyar pengguna. Layanan perbankan mobile atau pembelian barang banyak dilakukan oleh konsumen yang pindah dari desktop ke layanan e-commerce yang diakses lewat smartphone maupun tablet. Di sejumlah negara berkembang, malah akun mobile akan melebihi separuh transaksi online dalam lima tahun mendatang. Dalam riset itu juga dibahas bagaimana pembayaran tanpa sentuh akan berkembang di luar Korea Selatan dan Jepang berkat Apple Pay yang baru dirilis oleh Apple.
Menariknya pula, jejaring sosial ternyata mempercepat adopsi mobile commerce. Menurut Dr Windsor Holden, pembuat laporan riset tersebut, brand dan retailer mencari integrasi dengan pemain media sosial seperti Facebook dan Foursquare. “Integrasi menawarkan jangkauan dan demografis pengguna yang spesifik dan potensial,”ungkapnya. Kombinasi kemampuan pembayaran (billing) operator dengan website yang ada akan memperluas monetisisasi konten-konten digital yang bertebaran di berbagai situs. Tapi, tetap saja soal transaksi keuangan via mobile punya hambatan dari sisi keamanan sehingga perlu banyak edukasi pasar untuk menggunakan layanan tersebut.
Anda pernah melakukan transaksi keuangan di smartphone atau tablet? Kalaupun bukan melakukan transaksi rumit seperti transfer antar bank, Anda mungkin tak sadar sudah melakukan bagian kecil dari transaksi keuangan seperti untuk membeli pulsa atau membeli barang dari situs e-commerce.
Nah, kecenderungan perangkat mobile digunakan untuk transaksi mobile ini terus meningkat. Studi dari Juniper Research menunjukkan penggunanya melonjak jadi 2 milyar pada 2017 mendatang. Angka ini melonjak dari catatan tahun ini yang diperkirakan mencapai 1,6 milyar pengguna. Layanan perbankan mobile atau pembelian barang banyak dilakukan oleh konsumen yang pindah dari desktop ke layanan e-commerce yang diakses lewat smartphone maupun tablet. Di sejumlah negara berkembang, malah akun mobile akan melebihi separuh transaksi online dalam lima tahun mendatang. Dalam riset itu juga dibahas bagaimana pembayaran tanpa sentuh akan berkembang di luar Korea Selatan dan Jepang berkat Apple Pay yang baru dirilis oleh Apple.
Menariknya pula, jejaring sosial ternyata mempercepat adopsi mobile commerce. Menurut Dr Windsor Holden, pembuat laporan riset tersebut, brand dan retailer mencari integrasi dengan pemain media sosial seperti Facebook dan Foursquare. “Integrasi menawarkan jangkauan dan demografis pengguna yang spesifik dan potensial,”ungkapnya. Kombinasi kemampuan pembayaran (billing) operator dengan website yang ada akan memperluas monetisisasi konten-konten digital yang bertebaran di berbagai situs. Tapi, tetap saja soal transaksi keuangan via mobile punya hambatan dari sisi keamanan sehingga perlu banyak edukasi pasar untuk menggunakan layanan tersebut.
